Mari Menanam Pohon

Saya dan teman-teman Pengajar Muda Fakfak sangat semangat sekali untuk menanam atau berkebun. Kemudian, saya dan Pascal memutuskan untuk memberanikan diri ke Dinas Kehutanan. Berhubung di Dinas Kehutanan banyak alumni IPB jadi lumayan bisa mungkin untuk segera masuk ke dalamnya. Tapi tidak disangka-sangka lho begitu sangat mudah bertemu dengan kepala dinasnya. Alhamdulillah. Dan tak disangka-sangka juga begitu sangat mudah kami hanya memberikan surat, menjelaskan maksud dan tujuan, lalu pada saat itu juga surat kami disetujui. Alhamdulillah ya J respon yang sangat positif.
Bibit pohon akhirnya sampai juga di kontrakan Kamis, 20 November 2014. Waaaaw lumayan banyak lho bibitnyaaaa.... Urat dapat bibit rambutan, mangga, nangka, durian, dan duku. Pemikiran selanjutnya adalah gimana bawa ke uratnya dengan bibit sebanyak ini. Akhirnya, selesai dari pelatihan di distrik Nia, saya dan Angga memutuskan untuk menyewa jonson. Sungguh perjuangan bawa bibit ini, karena bibit tidak boleh kena air, jadi kami bungkus dengan plastik dan kardus.
Sampai di Urat, saya harus membawa bibit itu lagi ke atas sekolah. Perjuangan dengan anak-anak kami membawa bibit yang banyak itu ke atas sekolah. Cape sih iya, tapi yang penting adalah kebersamaan kami. Hihi J Hari menanam pohon kami kami rayakan di Jumat, 28 November 2014. Saya dan Ibu Eka mengajak anak-anak untuk senam pagi. Setelah senam adalah saat yang tepat untuk mengajak semua anak-anak membersihkan sekolah dan menanam pohon di beberapa titik sekolah. Ada yang di belakang sekolah, ada yang di depan sekolah.
“Ibu, saya ibu yang tanam yah. Kalau saya yang tanam berarti ini saya pu toh”, dengan semangat anak-anak itu berbicara dengan saya. Begitu semangatnya anak-anak ini yaah. Saya jadi terharu. “anak-anak ini sekolah pu toh. Jadi semua berhak punya dan wajib merawat yaa”, dengan lembut saya bilang kepada mereka. Mereka mengerti apa yang saya bilang.
Keesokan harinya, Sabtu, 29 November 2014 saya memutuskan untuk mengajak anak-anak kembali menanam pohon di sore harinya. Alhamdulillah lumayan banyak anak-anak yang datang walaupun sebagian besar hanya menonton saja. Akhirnya pekerjaan kami selesai juga. Semua bibit pohon sudah kami tanam, dan sudah dipagari juga. Terima kasih kepada PJ nya yaitu Fahrul, Ariel, dan Ramadhan. Mereka adalah anak-anak yang sangat aktif tetapi sangat bertanggung jawab ketika diberikan tugas. Luar biasa anak-anakku tersayang.


Catatan 29 November 2014

Komentar

  1. Setuju gan :) Mari menanam pohon. Nah Sekarang semakin menarik karena ada program : "MENANAM POHON SEKALIGUS MENDAPATKAN MANFAAT EKONOMI TIDAK SAJA DALAM PENANAMAN JUGA JIKA KITA MENGKAMPANYENYAKANNYA"

    Cari Tahu caranya di : http://www.greenwarriorindonesia.com

    BalasHapus

Posting Komentar